sisaberapa
MasukDaftar gratis
Tabungan · 5 menit baca

Pisahin Rekening Biar Uang Tabungan Gak Kepakai

Gak mau tabunganmu dipakai, lo? Coba pisah rekening biar tetap aman!

Jawaban singkat. Pisah rekening tabungan berarti punya satu rekening khusus untuk tabungan, dan satu lagi untuk keperluan harian. Jadi, duit tabungan gak pernah masuk ke rekening harian.

Lo ngerasa tiap kali bayar tagihan listrik atau beli kopi, duit di rekening utama langsung terkikis? Gak ada yang lebih frustrasi dari ngelihat saldo harian turun, padahal ada tabungan yang masih kosong. Itu masalahnya kalau semua duit lumpuh di satu rekening.

Bayangkan lo punya rekening tabungan Rp10 juta dan rekening harian Rp5 juta. Setiap kali lo nambahin uang, lo langsung masuk ke rekening tabungan. Tapi kalau lo lupa atau ketidaksengajaan, uang itu tetap aman, gak tercampur dengan pengeluaran rutin.

Berapa rekening yang cukup?

Lo biasanya punya dua rekening: satu buat gaji dan simpanan, satu lagi buat belanja harian. Kadang, lo juga bikin rekening khusus buat simpanan darurat. Kalau lo mau lebih teratur, tiga rekening udah cukup: gaji, harian, darurat.

Jangan bikin lebih dari tiga kalau lo belum terbiasa. Setiap rekening tambahan bikin lo lupa ngerubah transfer otomatis. Dan, yang paling penting, rekening berlebih bikin lo males ngerapihin catatan.

Kenapa nambah rekening malah bikin males?

Lo mungkin ngerasa “lebih aman” kalau punya lebih banyak rekening. Tapi setiap kali lo harus transfer, lo harus cek saldo, update catatan, dan menyesuaikan budget. Ini nambah beban mental, jadi lo lebih sering lupa ngitung.

Selain itu, aplikasi catat pengeluaran lo cuma bisa sync satu rekening sekaligus. Kalau ada lebih, lo harus manual masukin data. Itu bikin lo malas ngelacak.

Jadi, kalau lo masih bingung, coba mulai dari dua rekening saja. Kalau perlu, tambahin satu lagi kalau lo punya simpanan darurat yang penting dipisah.

Ngatur catatan jadi satu

Kalau lo udah punya rekening terpisah, sekarang waktunya nyatuin catatan. Lo bisa pakai aplikasi catat pengeluaran dengan fitur “Garasi” buat kendaraan dan “Dompet” buat pengeluaran harian. Tambahkan kategori otomatis, dan set pengingat harian supaya lo tidak lupa mencatat.

Lo juga bisa buat catatan manual di buku catat digital. Tambahin kolom “Rekening” agar tiap transaksi jelas asalnya. Jadi, meski ada banyak rekening, catatan lo tetap terpusat.

Jangan lupa, setelah semua transaksi masuk, lo bisa review bulanannya. Catat berapa banyak yang masuk ke rekening harian vs tabungan, lalu sesuaikan budget. Ini cara simpel biar tabungan gak kepakai.

Terakhir, daftar aplikasi catat pengeluaran gratis yang cocok buat lo, supaya semua rekening terkelola dengan mudah.

Rekening buat keperluan harian dan ganti-ganti barang

Kalau lo punya rekening satu, setiap kali mau beli kopi, bayar listrik, atau beli pulsa, semua masuk di satu tab. Gampang diatur? Bisa, tapi kalau pengeluaran naik, saldo jadi cepat nol. Jadi, punya rekening tambahan buat kategori tertentu kayak "beli bahan makanan" atau "bayar tagihan rutin" bikin lo gak perlu mikirin lagi. Setiap rekening punya tujuan, lo kan gak mau tagihan listrik menumpuk di rekening gaji.

Rekening tambahan juga ngurangin rasa “semua duit ini di mana?” kalau lo ngerubah saldo di satu rekening setiap ada tagihan. Misalnya lo pakai rekening khusus bayar listrik, saldo otomatis turun tiap bulan. Jadi, saldo gaji tetap lebih jernih, dan lo gak perlu cek terus-terus saldo gaji.

Selain itu, rekening khusus buat keperluan tertentu memudahkan lo ngecek berapa uang yang udah dipakai. Jadi, kalau lo mau lihat berapa banyak yang sudah dihabiskan buat nonton film, tinggal buka rekening khusus film. Lebih transparan, lebih gampang ngerencanain ke depan.

Rekening yang dikhawatirkan “salah” karena terlalu banyak

Lo sering nanya, “apakah lebih baik punya 10 rekening?” Sebenarnya, kalau lo punya 10 rekening, lo harus ngebuka aplikasi catat pengeluaran tiap rekening. Ini nambah beban mental, karena lo harus terus-terus cek saldo di banyak tempat. Bahkan, ada kalanya lo lupa, “ah, ini di rekening X, itu di rekening Y”. Jadi, lebih baik tetap minimal, misalnya 3-4 rekening.

Rekening minimal yang biasanya disarankan itu: satu rekening gaji, satu rekening tabungan, satu rekening kebutuhan pokok, dan satu rekening darurat. Dengan begitu, lo tetap punya kontrol tapi gak kepusingan. Kalau lo nambah rekening lebih dari itu, lo cuma nambah kebingungan, bukan keuntungannya. Jadi, lebih baik fokus ngerencanain di 4 rekening, lalu gunakan aplikasi sisaberapa buat ngecatat semua transaksi.

Lo juga bisa pakai fitur “Garasi” buat ngerjain catatan kendaraan. Misalnya lo punya mobil bensin, lo bisa cek berapa ongkos bahan bakar tiap bulan tanpa perlu buka rekening lain. Ini memudahkan lo ngitung berapa total biaya transportasi tanpa perlu ngelacak semua rekening.

Langkah praktis buat ngerapikan rekening minggu ini

  1. Pilih 4 rekening utama: gaji, tabungan, kebutuhan pokok, dan darurat.
  2. Transfer saldo yang tidak sesuai ke rekening utama yang sudah dipilih.
  3. Gunakan aplikasi sisaberapa, catat semua transaksi ke rekening yang tepat.
  4. Setel reminder harian di aplikasi untuk cek saldo setiap rekening minimal 3 kali seminggu.

Kalau lo belum tahu cara pakai fitur “Garasi” di sisaberapa, coba cek apa itu sisaberapa biar lebih paham. Dengan langkah sederhana ini, lo udah bisa punya kontrol lebih atas uang yang masuk dan keluar tanpa ribet.

Pertanyaan yang sering ditanya

Berapa rekening yang harus lo punya buat urusan harian, tabungan, dan simpanan?

Biasanya 3 rekening cukup: satu buat gaji masuk, satu buat pengeluaran rutin, satu buat tabungan. Kalau lo punya pinjaman atau cicilan, tambahin satu lagi khusus hutang. Yang penting jangan nambah lebih dari 5, nanti malah ribet.

Kenapa nambah rekening lebih dari 3 malah bikin lo males ngatur?

Setiap rekening baru berarti lo harus masuk ke aplikasi, cek saldo, transfer, dan catat lagi. Gak ada yang mau repot, jadi lebih banyak rekening berarti lebih banyak kerjaan. Jadi, sisihkan waktu sejenak buat ngecek semua, biar gak nyesel.

Gimana cara nyatuin semua catatan biar keliatan satu dashboard?

Di sisaberapa, pilih fitur ‘gabung’ di menu dompet. Masukin semua rekening yang lo punya, trus setel filter supaya semua transaksi muncul di satu halaman. Kalo lo mau lebih sederhana, ekspor ke spreadsheet lalu buat pivot table.

Apa sih yang lo sebut rekening khusus tabungan? Kegunaannya apa?

Rekening khusus tabungan itu tempat buat uang yang mau lo simpan, bukan dipakai harian. Kegunaannya buat nambah rasa disiplin, karena lo gak bisa ngambil duit tanpa masuk ke rekening itu. Biasanya dipakai buat dana darurat atau target jangka panjang.

Bila lo punya banyak rekening, gimana lo atur supaya gak bingung?

Buat satu catatan utama di aplikasi, setel kategori “sumber” sama “tujuan” di setiap transaksi. Pakai warna atau tag agar lo bisa langsung lihat rekening mana yang dipakai. Gak perlu lupa, cukup cek 1-2 kali sehari supaya tetap update.

Mulai dengan visibility dulu.

sisaberapa: catat transaksi pakai bahasa biasa, AI yang ngerti. Skor kesehatan keuangan tiap bulan otomatis. Gratis selamanya.

Daftar gratis →

Baca juga